Friday, March 14, 2014
Binwalk : Menganalisa Firmware TP-Link TD-W8151N
lagi nyobain software Binwalk, nyobain perintah dasar Binwalk di firmware modem speedy TP-Link TD-W8151N, yg bisa di download disini:
http://www.tp-link.com/en/support/download/?model=TD-W8151N&version=V3#tbl_j
pertama extract dulu itu file TD-W8151N_V3_120530.zip . kemudian hasilnya file ras. nah kita baca nih isinya file ras pakai perintah:
binwalk ras
hasilnya:
WARNING: Failed to load plugin module 'zlib': libtinfl.so: cannot open shared object file: No such file or directory
WARNING: Failed to load plugin module 'compressd': libcompress42.so: cannot open shared object file: No such file or directory
DECIMAL HEX DESCRIPTION
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
84992 0x14C00 ZynOS header, header size: 48 bytes, rom image type: ROMBIN, uncompressed size: 66696, compressed size: 16847, uncompressed checksum: 0xCB32, compressed checksum: 0xD5A5, flags: 0xE0, uncompressed checksum is valid, the binary is compressed, compressed checksum is valid, memory map table address: 0x0
85043 0x14C33 LZMA compressed data, properties: 0x5D, dictionary size: 8388608 bytes, uncompressed size: 66696 bytes
128002 0x1F402 GIF image data, version "89a", 200 x 50
136194 0x21402 GIF image data, version "89a", 560 x 50
328830 0x5047E Copyright string: " (c) 2001 - 2012 TP-LINK TECHNOLOGIES CO., LTD.LOGIES CO., LTD."
350208 0x55800 ZynOS header, header size: 48 bytes, rom image type: ROMBIN, uncompressed size: 43340, compressed size: 7558, uncompressed checksum: 0x6A9C, compressed checksum: 0x6381, flags: 0xE0, uncompressed checksum is valid, the binary is compressed, compressed checksum is valid, memory map table address: 0x0
350259 0x55833 LZMA compressed data, properties: 0x5D, dictionary size: 8388608 bytes, uncompressed size: 43340 bytes
415744 0x65800 ZynOS header, header size: 48 bytes, rom image type: ROMBIN, uncompressed size: 4089356, compressed size: 1189907, uncompressed checksum: 0xF73B, compressed checksum: 0xD654, flags: 0xE0, uncompressed checksum is valid, the binary is compressed, compressed checksum is valid, memory map table address: 0x0
415795 0x65833 LZMA compressed data, properties: 0x5D, dictionary size: 8388608 bytes, uncompressed size: 4089356 bytes
Thursday, March 13, 2014
TP-Link : Menggunakan Produk TP-Link Untuk Pelajaran Keamanan
sedang asyik mengoprek IP Device (peralatan yg terkoneksi ke jaringan & bisa diakses melalui internet). Mencoba dan berusaha fokus ke merek TP-LINK. dikarenakan merek ini murah harganya & sepertinya mudah didapatkan di pasaran Indonesia. Semoga saja barang dengan harga murah seperti ini fitur keamanannya tidak rumit, sehingga bagus untuk belajar pentest di level dasar. karena yg terpenting dibangun adalah dasar keilmuannya.
bukan kecanggihan teknologinya. menghilangkan keraguan & kebingungan dalam belajar IT Security, itu tujuan utamanya pembelajaran keamanan bagi para newbie. kalau nggak ada TP-Link ya nyari produk lain yg range harganya murah. biasanya merek china ya. produk china ini juga bagusnya biasanya komponennya dipakai di banyak produk merek eropa & amerika. sehingga kita bisa mengenal banyak hardware.
bikin penelitian & pembelajaran menggunakan produk-produk china berharga murah. lagipula produk china ini sebenarnya cukup lengkap menyediakan software-software atau firmware di situs nya. karena OEM (Original Equpment Manufacture) . jadi memang produknya kurang di kenal masyarakat awam. karena produk mereka di suplai ke perusahaan dengan merek terkenal. Jadi Business to Business.
jadi kita yg belajar hacking & cracking sebaiknya mengenal dengan sebaik-baiknya tentang produk OEM & perusahaan OEM dari china ini. China pusat teknologi IT Dunia saat ini, terutama untuk produk murah & dengan target pasar konsumen biasa.
bukan kecanggihan teknologinya. menghilangkan keraguan & kebingungan dalam belajar IT Security, itu tujuan utamanya pembelajaran keamanan bagi para newbie. kalau nggak ada TP-Link ya nyari produk lain yg range harganya murah. biasanya merek china ya. produk china ini juga bagusnya biasanya komponennya dipakai di banyak produk merek eropa & amerika. sehingga kita bisa mengenal banyak hardware.
bikin penelitian & pembelajaran menggunakan produk-produk china berharga murah. lagipula produk china ini sebenarnya cukup lengkap menyediakan software-software atau firmware di situs nya. karena OEM (Original Equpment Manufacture) . jadi memang produknya kurang di kenal masyarakat awam. karena produk mereka di suplai ke perusahaan dengan merek terkenal. Jadi Business to Business.
jadi kita yg belajar hacking & cracking sebaiknya mengenal dengan sebaik-baiknya tentang produk OEM & perusahaan OEM dari china ini. China pusat teknologi IT Dunia saat ini, terutama untuk produk murah & dengan target pasar konsumen biasa.
Tuesday, March 11, 2014
LZS : Kompresi yang Dipergunakan Pada Firmware Modem TP-LINK TD-W8151N
sedang mencari-cari ilmu tentang kompresi LZS, dan bagaimana menemukan informasi yg berguna dari hasil decompresinya, ini bagian dari pembelajaran reverse enginering peralatan jaringan, terutama modem wireless router TP-Link TD-W8151N. salah satu referensinya:
http://wiki.qhimm.com/view/FF7/LZS_format
referensi lainnya:
sumber : http://filippo.io/decompressing-lempel-ziv-stac-in-python/
LZS ternyata merupakan singkatan dari Lempel-Ziv-Stac .
Ternyata ini adalah algoritma untuk compresi.
http://wiki.qhimm.com/view/FF7/LZS_format
referensi lainnya:
Lempel-Ziv-Stac is a simple (and a bit exotic) compression algorithm, used on embedded devices, for example for config files, for example on routers, for example on those that expose the config file on the public internet.
sumber : http://filippo.io/decompressing-lempel-ziv-stac-in-python/
LZS ternyata merupakan singkatan dari Lempel-Ziv-Stac .
Ternyata ini adalah algoritma untuk compresi.
Monday, March 10, 2014
CGI : Common Gateway Interface & Pemrogramannya di Python serta Free Pascal
CGI (Common Gateway Interface) , yg banyak dipakai di device jaringan yg memiliki pengendali berupa tampilan web ternyata ada pemrogramannya menggunakan Python:
http://docs.python.org/2.7/library/cgi.html
Free Pascal:
http://wiki.lazarus.freepascal.org/CGI_Web_Programming
dan server yg mendukung adalah Apache
http://docs.python.org/2.7/library/cgi.html
Free Pascal:
http://wiki.lazarus.freepascal.org/CGI_Web_Programming
dan server yg mendukung adalah Apache
MYSQL : Sebuah Renungan
terus perdalam pemrograman database dengan
free pascal + MYSQL. terus berjuang menepis keraguan di LINUX. ini yg
utama. karena database ini membuat catatan & menyimpan catatan.
terus bagaimana supaya catatan itu mudah diketemukan & ditampilkan
sesuai kebutuhan. juga mudah di input & di distribusikan oleh &
ke beberapa komputer.
karena daya ingat manusia terbatas maka perlu adanya database. ini kelanjutan dari penggunaan aplikasi semacam excel & word. karena banyak pekerjaan berulang dengan jumlah data yg besa dan perhitungan yg kompleks sehingga membutuhkan pengolahan menggunakan bahasa pemrograman yg menggunakan compiler & database server.
karena daya ingat manusia terbatas maka perlu adanya database. ini kelanjutan dari penggunaan aplikasi semacam excel & word. karena banyak pekerjaan berulang dengan jumlah data yg besa dan perhitungan yg kompleks sehingga membutuhkan pengolahan menggunakan bahasa pemrograman yg menggunakan compiler & database server.
Exploitasi Reverse Enginering : Blog Bagus Tentang Ini
http:// www.devttys0.com bagus
isi blog nya soal reverse enginering. jadi belajar reverse enginering
dulu untuk memahami pemrograman ke device semacam perangkat jaringan.
perangkat jaringan itu softwarenya termasuk embedded device
Sunday, March 2, 2014
GDB : Mendebug Kode Assembly NASM Menggunakan DDD
Tutorial atau referensi cara mendebug kode NASM dengan menggunakan DDD:
http://cs.smith.edu/~thiebaut/classes/231_0708/doc/quickstart.html
http://www.csee.umbc.edu/portal/help/nasm/nasm.shtml
Kode NASM pun perlu diberi perintah khusus seperti halnya kode C dalam proses pencompilean, sehingga memiliki debugging information agar dapat di debug menggunakan GDB.
http://cs.smith.edu/~thiebaut/classes/231_0708/doc/quickstart.html
http://www.csee.umbc.edu/portal/help/nasm/nasm.shtml
Kode NASM pun perlu diberi perintah khusus seperti halnya kode C dalam proses pencompilean, sehingga memiliki debugging information agar dapat di debug menggunakan GDB.
Subscribe to:
Posts (Atom)